web analytics
Loading...
Home / Remukan Rengginang / TSL dan TSM dari sudut Visual

TSL dan TSM dari sudut Visual

Tukang Sapu Langgar (TSL) menjadi “tetenger” perubahan peradaban. Kenapa aku bilang begitu? Suka-suka aku lah.. eeh gak ding, ini penjelasannya yang gak bakal bikin pembaca jelas.

Tukang sapu langgar itu indikator peradaban, mulai dari sosial, politik, budaya dan hankam. Kenapa? Karena langgar atau sering disebut juga surau adalah tempat vital bagi kehidupan sosial.

Langgar menjadi simpul jaringan-jaringan kehidupan, menjadi tanjung timbunan kapar sampai kapal. Kualitas Kang Sapu Langgar sangat dipengaruhi kehidupan sekitar, karena seperti router pada kehidupan sosial bermasyarakat melalui garis keagamaan.

Hukum-hukum cahaya terkait erat sebagai sebab musabab penjelasan hukum visual. Pada konteks teori Pengolahan Citra, algoritma yang disadurkan mengandung unsur-unsur hukum cahaya.
Lihat saja visual TSLnya, itu menggambarkan situasi sosial masyarakat disekitarnya. Walaupun bisa saja mengalami Pengolahan Citra dari level minim seperti touch-up atau retouch sampai Pengolahan Visual secara TSM, terstruktur sistematis dan masif.

Kalau masih bingung gak papa. Browsing sendiri kalo gak percaya. Kalo masih gak percaya yaa gak papa, aku gak suka maksa.
Dah gitu aja

Loading...

Check Also

Radikalis diantara kaum moderat, Moderat diantara kaum radikal

Memilih “bersuara sumbang” diantara latah sosial itu susah. Demokrasi Indonesia memang sedang diuji, melalui bahaya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *