web analytics

Category: Remukan Rengginang

Home / Remukan Rengginang
Membantah, bantahan terhadap Sriwijaya
Post

Membantah, bantahan terhadap Sriwijaya

“DI Shili Foshi, pada pertengahan bulan delapan dan pertengahan musim semi (bulan dua), lempeng jam (bayangan tiang) tidak berbayang. Seseorang yang berdiri di tengah hari tidak berbayang. Matahari tepat di atas kepala dua kali dalam setahun.” Itu petikan kalimat I-Tsing yang menggambarkan Sriwijaya. Berbeda dengan tafsir dari catatan I-Tsing versi bapak Ridwan Saidi yang menjadi...

Beda
Post

Beda

Sebuah pohon yang besar ketika sudah tidak didukung ekosistem disekitarnya dia pun akan rusak dan mati. Seperti Pohon Sialang, sebagai mahluk hidup dia membutuhkan entitas lain di sekitar ekologinya. Umumnya, mereka membutuhkan Rimba Kepungan Sialang untuk menjamin rantai ekosistem masih berjalan yang mampu mendukung sustainability-nya. Pohon sialang akan berbeda dengan flora disekitarnya, karena memiliki fungsi...

Kopiah, dari sudut ergonomis dan aerodinamis
Post

Kopiah, dari sudut ergonomis dan aerodinamis

Kopiah, songkok, peci dan atau beragam sebutan lainnya itu menjadi penutup kepala yang masyur di seantero jagat nusantara. Bukan cuma Indonesia, beberapa negara tetangga juga benda ini ladzim digunakan sebagai penutup kepala untuk berbagai acara. Mulai dari acara keagamaan, adat, formal, bahkan sampai acara santuy sehari-hari. Yaa kan namanya budaya, tentu ini melekat pada kehidupan masyarakat...

TSL dan TSM dari sudut Visual
Post

TSL dan TSM dari sudut Visual

Tukang Sapu Langgar (TSL) menjadi “tetenger” perubahan peradaban. Kenapa aku bilang begitu? Suka-suka aku lah.. eeh gak ding, ini penjelasannya yang gak bakal bikin pembaca jelas. Tukang sapu langgar itu indikator peradaban, mulai dari sosial, politik, budaya dan hankam. Kenapa? Karena langgar atau sering disebut juga surau adalah tempat vital bagi kehidupan sosial. Langgar menjadi...

Radikalis diantara kaum moderat, Moderat diantara kaum radikal
Post

Radikalis diantara kaum moderat, Moderat diantara kaum radikal

Memilih “bersuara sumbang” diantara latah sosial itu susah. Demokrasi Indonesia memang sedang diuji, melalui bahaya laten ideologi penolaknya, maupun oleh kaum yang memperjuangkan demokrasi itu sendiri. Menjadi beda itu susah. Banyak yang mengaku moderat tapi menerima perbedaan saja susah, apalgi menerima paham yang bertolak belakang yang dianutnya. Menjadi moderat yang radikal itu susah, dimana berusaha...

Politik meja makan VS politik ranjang
Post

Politik meja makan VS politik ranjang

Kabar berkabar tentang politik yang bergelayutan di utas-utas media cetak dan digital. Mau tidak mau semuanya berbau politik dari yang wangi hingga yang busuk. Bergelayutannya kabar yang siar-siar pergerakan politis dari tingkat global sampai tingkat RT. Perebutan tampuk kekuasaan dari yang santun sampai politik yang santan bergelayutan pada utas-utas yang unduh-able. Saking open source nya...

Menerbangkan Hoax into the cyberspace
Post

Menerbangkan Hoax into the cyberspace

India sukses menerbangkan roket into the space, mungkin malah into the moon. Sementara orang indonesia yang sering mengaku mempunyai pemikir-pemikir handal, malah ramai orang menerbangkan Hoax into the cyberspace. Sepengetahuan saya, hoax ini sudah malang melintang di dunia dari jaman baheula. Sekitar 2000an awal hoax masih analog, melalui kabar burung dan cetak lembaran fotocopian. Ada...

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia
Post

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia

“Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur” Diatas adalah kutipan teks Pembukaan UUD 1945. Saya suka redaksi, “.. telah sampailah kepada saat yang berbahagia…” Tak perlu payah menjelaskan, bahwa pemilihan kalimat...

Menyoal gerakan-gerakaan pergerakan yang tidak keluar di soal ujian
Post

Menyoal gerakan-gerakaan pergerakan yang tidak keluar di soal ujian

Pelbagai gerakan muncul sebagai salah satu bukti negara ini masih demokratis. Dari lembaga tingkat multinasional sampai pergerakan tingkat individu yang ramai berseliweran di sekitar kita, baik nyata maupun “ghoib” (maya, red). Para penggerak yang peduli akan fenomena yang terjadi disekitar mereka bermunculan secara “terstruktur, sistematis dan masif”. Mulai dari isu besar seperti Climate Change, Indigenous...

“Akhirnya Aku Nyaleg”
Post

“Akhirnya Aku Nyaleg”

Melihat problematika dunia, baik dunia nyata, dunia maya dan dunia ghaib, aku memutuskan untuk menyaleg. Itu juga karena Cawapresku Syahrene mengundurkan diri maju di pilpres. Foto yang aku pakai juga ingin mendobrak mainstream bahwa Foto Caleg itu harus senyum, nyengir, serius, dll. Menurutku itu INKOSISTEN, apalagi untuk caleg yang selalu memberitakan pesimistis, kehancuran, kemiskinan, penderitaan...