web analytics
Loading...
Home / Remukan Rengginang / “Akhirnya Aku Nyaleg”

“Akhirnya Aku Nyaleg”

Melihat problematika dunia, baik dunia nyata, dunia maya dan dunia ghaib, aku memutuskan untuk menyaleg. Itu juga karena Cawapresku Syahrene mengundurkan diri maju di pilpres.

Foto yang aku pakai juga ingin mendobrak mainstream bahwa Foto Caleg itu harus senyum, nyengir, serius, dll. Menurutku itu INKOSISTEN, apalagi untuk caleg yang selalu memberitakan pesimistis, kehancuran, kemiskinan, penderitaan dll.

Secara semiotik juga posingnya mengambarkan seseorang yang sedang memikirkan sesuatu yang dalam. Cenderung orang setress atau depresi sih, tapi itu pose ala-ala filsuf yang aku tiru sebagai rujukan, biar keliatan bisa mikir, padahal enggak. Intinya, ini gambaran Perenungan yang Dalam. Karena merenung adalah KOENTJI.

Lalu kenapa aku memilih berada di barisan nomer URUT 10? Karena aku tertarik dengan filosofis dari nomer URUT 10 yang dijelaskan Almukarom Nur Ha Di. Yang melambangkan ke ESAan dan RODA yang selalu berputar.

Program kerja yang aku usung ada 3 (hanya). Berikut penjelasannya yang mungkin gak bakal membuat jelas apapun.

1. Melihat VISI.
Visi, Secara etimolgis artinya kemampuan melihat inti persoalan. makanya aku tulis Melihat, kalo aku tulis Mendengar yaa gendeng namanya. Kenapa program pertama sangat singkat? karena sebagai manusia (insyaAllah) sehebat apapun VISInya gak bakal bisa mengalahkan goresan pena dari Yang Maha Satu. Jadi Melihat VISI ini akan terus di-update dengan permasalahan yang dihadapi didepan, kalau masalah dibelakang itu kayak teman nusuk dari belakang, eh.

Jadi Proker Pertama itu memang Melihat VISI, karena VISInya akan berubah-ubah setiap waktu, bahkan mungkin setiap detik. Dibilang labil, iya juga, tapi ini wujud penghambaan yang serius. Iya Serius, karena mengikuti paradoksnya dunia di 3 dimensi berbeda yang aku sebutkan tadi (Nyata, Maya, Ghaib).

2. Menjalankan MISI
Bagaimana menjalan MISI yang VISInya aja belum tau apalagi MISInya? yaa dengan Melihat VISI tadi, Gitu aja kok repot. Jadi setiap ada VISI, langsung dijalankan MISInya dengan seksama. Bersandar kepada Amal saja kita tidak dianjurkan, apalagi bersandar kepada VISI-MISI.

Emangnya bisa membuat MISI langsung setelah melihat VISI? Apa yang gak bisa? Dengan bingung kita besok makan apa itu sudah Musyrik, kata Mbah Tejo. Apalagi kita ragu bisa gak menjalankan kehidupan kita. Selagi di beri nikmat hidup, yang penting itu Berdoa, Berusaha dan Orang Dalam, InsyaAllah semua gampang.

3. Menuju Tujuan
Terus apa Tujuan program kerjanya? Yaaa Menuju Tujuan. Tujuannya apaaa?? yaa menuju tujuan, iyaa tujuan. Semua orang punya tujuan, tapi Tujuan dari Yang Maha Satu itu lebih DAHSYAT, jadi ikut aja Tujuan dari Yang Bikin Hidup. Karena nafsu dunia kalau dikasih makan akan tambah besar.

Dari 3 program kerja yang aku paparkan diatas itulah alasan bahwa Aku GAGAL jadi Caleg adalah Keniscayaan. Dan karena polapikirku yang begitulah aku gak kepikiran jadi Caleg, boro-boro dipilih rakyat, lolos seleksi aja pasti ENGGAK.

Makanya aku nyaleg sama nomer URUT 10 aja.

#dahgituaja

Loading...

Check Also

Politik meja makan VS politik ranjang

Kabar berkabar tentang politik yang bergelayutan di utas-utas media cetak dan digital. Mau tidak mau ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *